Minggu, 06 Februari 2011

Penanggulangan Kenakalan Remaja

Cara Penanggulangan kenakalan Remaja yang paling efektif samapi saat ini adakah Anda mengetahui? Mungki Ya mungkin juga tidak bukan..? Karena semua orang tentunya punya cara / pendapat masing-masing yang jelasa berbeda. Menurut Admin, bila mengamati kondisi sosial saat ini ada sebab awal kenakalan remaja. Berikut ini sebab Kenakalan Remaja dan Analisa sedikit penanggulangan kenakalan remaja.




  1. Kondisi mental spirual yang belum kuat/matang, sehingga masih mudah terpengaruh dengan hal hal yang tidak baik/negatif. Sebenarnya dengan bermodalkan keimanan dan ketaqwaan yang kuat dan benar tentunya seorang remaja akan lebih bisa mengontrol perilaku yang menyimpang. Inilah satu kaonsep dasar penanggulangan kenakalan remaja yang bertumpu pada aturan agama. Karena tidak dipungkiri lagi bahwa semua agama mengajarkan secara sosial untuk berbuat kebaikan.
  2. Penanggulangan kenakalan remaja kedua dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan bagi remaja tersebut. Tentunya berbeda perilaku orang berpendidikan dengan orang yang tidak. Artinya pendidikan punya peranan penting dalam pola penanggulangan kenakalan Remaja. Kalau sudah berpendidikan tinggi tetapi masih berprilaku yang negatif, itulah manusia dan kembali kepada pribadi masing-masing.
  3. Hal ketiga dalam Penanggulangan kenakalan remaja adalah tercukupinya kebutuhan ekonomi. Hampir tiap hari ada saja berita tentang kejahatan, nah setelah diselidiki berapa yang beralasan karena masalah ekonomi? Jadi intinya sediakan / berilah kesempatan seorang remaja untuk memulai kegiatan ekonomi, sehingga nantinya sedikit atau banyak kenakalan remaja yang berujung kejahaan dapat di tanggulangi.
Demkian sedikit tentang penanggulangan kenakalan remaja, walaupun sebenarnya masih banyak hal yang dapat dilakukan. Misal bidang olahraga, seni dan lain sebaginya. Namun inti semuanya adalah PNPM mandiri dalam kaitan ini adalah memberi wadah penuh untuk warga /remaja /pemuda terlibat didalamnya. Saran kritik, beri komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar